9 Jenis-Jenis Website, Penjelasan & Contohnya (LENGKAP)

Sebelum Anda membuat sebuah website, tentunya Anda sangat perlu mengetahui berbagai jenis jenis website yang Anda butuhkan. Ada berbagai macam-macam website di internet, dan web ini dapat dibagi menjadi beberapa kategori, terutama berdasarkan fungsi, platform, sifat dan generasinya.

Berikut adalah jenis-jenis website dan contohnya beserta semua penjelasan lengkapnya.

Jenis Website Berdasarkan Fungsinya

1. Blog atau Website Pribadi

Sejak awal 2000-an, blog dan website pribadi telah menjadi tren baru karena jurnal pribadi dapat dikelola dan dilihat secara online. Jika dalam hal ini Anda ingin menulis seputar pengalaman pribadi atau opini, ataupun kisah perjalanan, maka Anda dapat mempostingnya langsung di blog. Anda dapat membuat blog/website gratis sendiri di blogspot, wordpress, tumblr, ataupun bikin website sendiri secara berbayar menggunakan self-host dan wordpress.

Blog Agus Mulyadi

2. E-commerce / toko online

Anda juga dapat menggunakan situs web untuk membuat toko online. Sama seperti Anda memiliki toko fisik di dunia nyata, sebuah situs web dapat bertindak sebagai “toko” Anda di dunia maya.

Toko Online Tokopedia

3. Website Perusahaan

Jika perusahaan Anda tidak bertransaksi secara online, sebaiknya Anda juga memiliki situs web resmi agar calon pelanggan dapat menemukan informasi resmi tentang perusahaan Anda dari laman situs resmi perusahaan. Dengan cara ini, kepercayaan konsumen terhadap bisnis Anda akan meningkat karena mereka dapat menemukan informasi resmi yang mereka butuhkan melalui mesin pencari. Ada banyak manfaat pembuatan website untuk perusahaan. Silahkan baca 10+ manfaat website bagi perusahaan.

Website Perusahaan JNE

4. Blog (Content Marketing)

Selain digunakan sebagai jurnal pribadi, blog juga dapat digunakan sebagai content marketing. Anda dapat meningkatkan lalu lintas ke situs web toko online atau situs web bisnis Anda melalui blog.

Blog Dzofar

5. Organisasi atau Instansi Pemerintah

Situs web ini juga dapat digunakan sebagai situs web resmi organisasi. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi terkini tentang kegiatan organisasi. Biasanya, untuk website organisasi ini menggunakan domain .org ataupun .or.id. Sedangkan untuk website instansi pemerintah biasanya menggunakan domain .go.id.

Website Pemerintah Kabupaten Buleleng

6. Media Sharing

Situs jenis ini berguna untuk berbagi media, baik gambar, file musik maupun video. Pengguna dapat mengunggah ke website dan dapat dilihat oleh pengguna lain. Contoh website jenis ini adalah soundcloud, youtube, flickr, dll.

Flickr

7. Komunitas Online

Website juga dapat digunakan sebagai komunitas online. Ada banyak komunitas online di internet dengan topik yang berbeda. Biasanya, situs komunitas online hanya membahas topik tertentu.
komunitas blogger perempuan

8. Website Berita

Website berita mungkin merupakan salah satu macam situs web yang paling terkenal. Di era digital, portal berita online telah berhasil menggantikan bentuk komunikasi tradisional seperti televisi, koran, tabloid, majalah sebagai sumber berita.

website berita kompas

Jenis Website Berdasarkan Sifatnya

1. Website Statis

Dengan kata sederhana, situs web statis dapat didefinisikan sebagai halaman web dengan konten yang tidak berubah atau statis. Setiap halaman dibuat dengan kode HTML dan menampilkan informasi yang sama untuk setiap pengunjung. Hanya webmaster atau pengembang yang dapat memperbarui konten situs web statis. Cth: landing page, konten newsletter, website presentasi, dll.

Contoh Web Statis Landing Page

2. Website Dinamis

Situs web dinamis adalah situs web yang kontennya selalu diperbarui secara berkala. Sebagian besar situs web dinamis karena lebih mudah untuk mengelolanya daripada situs web statis. Situs web dinamis menampilkan konten berbasis informasi yang sering dapat diakses oleh webmaster atau pengembang seperti: website ecommerce, kalender, forum, dll.

Website Dinamis Shopee: Login, Search Suggestion, dll.

Jenis Website Berdasarkan Platform

1. CMS

Jenis website berdasarkan platform yang paling populer, yaitu menggunakan Content Management System (CMS). CMS adalah perangkat lunak atau sistem yang digunakan untuk membuat dan mengatur konten digital di website tersebut.

Fungsi CMS Disini adalah Anda bisa membuat website yang profesional dan kompleks dengan cukup cepat serta juga mudah, dikarenakan programmer sudah yang membuat CMS tersebut sudah membuat template untuk semua fungsi web tersebut.

Beberapa dari CMS yang biasanya paling banyak digunakan yaitu platform WordPress, Joomla, Serta juga Drupal.

WordPress adalah CMS paling popular nomor 1 didunia dikarenakan kemudahan mengoperasikannya, security yang baik, dan dukungan komunitas yang luas.

2. Website Builder

Jika Anda menginginkan cara yang lebih mudah untuk membangun situs web, Anda dapat menggunakan website builder. Website builder adalah platform yang membantu Anda membuat situs web dengan cepat tanpa memahami keahlian coding atau  desain apa pun.

Website builder sangat cocok untuk pemula yang ingin membuat website profesional dalam waktu singkat.

Beberapa contoh website builder yang terkenal Wix, Site Builder, dan Weebly.

Kelebihan lain dari platform website builder adalah pengguna biasanya akan mendapatkan paket lengkap membuat website, dari hosting, domain, hingga pilihan tema web. User hanya perlu mengubah konten sesuai yang diinginkan.

Website Builder WIX

3. HTML dan CSS

Jenis website berbasis platform terbaru adalah website yang menggunakan HTML dan CSS. Biasanya, halaman web statis dibuat menggunakan metode ini. Membuat website lewat HTML dan CSS ini memerlukan pengetahuan tentang coding dan pemrograman menggunakan HTML, CSS, javascript, dll. Sebagai inspirasi, silahkan lihat dan download puluhan contoh coding HTML website disini. Nantinya kamu dapat membuat koding untuk website dengan memakai software seperti Notepad++, Text Wrangler, atau Sublime Text.

Jenis Website Berdasarkan Generasi

1. Web 1.0

Web 1.0 adalah teknologi web pertama  yang digunakan secara luas oleh situs web pribadi. Pada saat itu, Web 1.0 hanya berfungsi sebagai web statis, dirancang hanya menggunakan HTML, dan komunikasi hanya satu arah melalui email.

Contoh Web 1.0 Blog Mira Sahid

2. Web 2.0

Web 2.0 adalah istilah yang diciptakan oleh OReilly Media pada pertengahan tahun 2003. Era Web 2.0 ini memungkinkan terwujudnya fungsi interaksi dua arah dengan munculnya asosiasi situs web media sosial  dan situs web komunitas.

Contoh Web 2.0 Facebook

3. Web 3.0

Web 3.0 membahas konsep Web Semantik. Web Semantik mengacu pada teknik yang memungkinkan konten untuk dipahami tidak hanya  oleh manusia tetapi juga oleh komputer. Yang unik dari web 3.0 ini adalah konsepnya bahwa manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. 

Sehingga informasi tertentu dapat diperoleh tanpa perlu khawatir mencari  setiap halaman web. Bahkan Web 3.0  mampu memberikan informasi yang relevan tentang  informasi meskipun tidak diminta oleh pengguna.

Inilah beberapa jenis website yang bisa Anda ketahui. Setelah Anda mengetahui informasi ini semua maka Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan Anda untuk sebuah website.

Contoh Web 3.0 Apple Siri
error: Disabled..!!